SEMINAR NASIONAL TEKNIK ELEKTRO (SENTER VIII) 2023 KEMBALI DIGELAR JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Bandung (26/10) Seminar Nasional Teknik Elektro (Senter VIII) 2023 yang memasuki tahun ke-8 kembali digelar Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan mengambil tema “Named Data Networking (NDN) Pendekatan Baru Untuk Desain Arsitektur Internet Masa Depan”, dilaksanakan kamis, 26 Oktober 2023 di Aula Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dihadiri oleh Ketua Pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Deni Miharja, M.Ag., Wakil Dekan 1 FST, Dr. Yudha Satia Perkasa, M.Si., Wakil Dekan II FST, Cepy Slamet, Ph.D, Wakil Dekan III FST, Undang Syarifudin, M.Kom.

Dalam laporannya ketua panitia kegiatan Senter VIII 2023, Azwar Mudzakkir Ridwan, MT, dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk tahun ini penyelenggaraan Senter VIII berkerjasama dengan Universitas Islam 45 Bekasi, dan diikuti oleh 10 Perguruan Tinggi di Indonesia dan 1 dari dunia Industri dan terdapat 45 paper yang masuk kepada panitia, 22 diantaranya direkomendasikan oleh reviewer untuk dipresentasikan. Lebih lanjut Azwar berharap di masa mendatang, kiranya seminar nasional ini dapat diikuti oleh kalangan yang lebih luas sehingga hal ini juga dapat menjadi forum untuk membangun dan meningkatkan kerjasama antara peneliti dan praktisi di industri, serta menambah wawasan baru bagi para peserta.

Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Deni Miharja, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa kami memberikan apreasi yang setinggi-tingginya atas penyelenggaraan seminar nasional kegiatan seminar ini dapat terselenggara seperti apa yang telah di rencanakan, yang diikuti oleh peserta dari berbagai kampus di Indonesia. Hal ini sejalan dengan misi LPPM UIN Sunan Gunung Djati Bandung yakni penguatan lembaga dengan memperluas akses jejaring kemitraan, dan membuka komunikasi pengembangan kelembagaan, serta peningkatan mutu, perluasan diversifikasi pendekatan, dan penguatan signifikasi hasil penelitian.

Deni menjelaskan, UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri berupaya untuk berperan dalam mendidik generasi masa depan, dengan menyiapkan kebutuhan dasar yaitu pola belajar dan pola berpikir serta mengembangkan inovasi kreatif dan inovatif dari mahasiswa, guna mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan mampu bersaing. Disamping itu mahasiswa dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dan memanfaatkan teknologi terutama bagi mahasiswa Teknik Elektro.

Wakil Dekan I, Dr. Yudha Satia Perkasa, M.Si, dalam sambutannya dan sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa dalam kegiatan Seminar Nasional Teknik Elektro (SENTER VIII) tahun 2023 ini yang memasuki tahun ke 8 dapat meningkatkan inovasi dalam penelitian terutama dalam bidang Teknik Elektro. Dan saya berharap dari kegiatan ini dapat menghasilkan konstribusi positif bagi perkembangan dan pemanfaatan teknologi, khususnya dengan mendorong lahirnya berbagai inovasi bisnis (start up) khususnya yang terkait dengan bidang ilmu teknik elektro, maupun inovasi dalam bidang teknologi melalui berbagai kegiatan riset dan sharing pengetahuan melalui diskusi tentang isu-isu paling muktahir di bidang teknik elektro dan aplikasinya yang berkembang di Indonesia maupun di dunia internasional.

Lebih lanjut Yudha menjelaskan selain itu, seperti telah kita ketahui bersama bahwa salah satu indikator kualitas perguruan tinggi sangat ditentukan dari karya ilmiah yang dihasilkan, sehingga hal ini menjadi tantangan bagi perguruan tinggi khususnya bagi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Saintek UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk selalu menghasilkan karya-karya ilmiah yang berkualitas terutama di bidang Sains dan Teknologi.

Kegiatan seminar ini menghadirkan pembicara utama Syaiful Ahdan, MT dari Universitas Teknokrat Indonesia Bandar Lampung dan Eki Ahmad Zaki Hamidi, MT dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang mengupas tuntas terkait dengan dengan Name Data Networking sebagai paradigma baru komunikasi yang berbeda dalam pengembangan jaringan internet masa depan yang bagi kalangan akademisi ini dapat menjadi topik penelitian menarik. Kegiatan seminar ini ditutup dengan kegiatan parallel session yang terbagi kedalam 4 ruang kelas di Fakultas Sains dan Teknologi.