SEMINAR NASIONAL TEKNIK ELEKTRO (SENTER VI) 2021 UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG DIGELAR SECARA HIBRYD

Bandung(18/11) Kegiatan Seminar Nasional Teknik Elektro (SENTER VI) 2021 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dilaksanakan pada tanggal 18 November 2021 di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Bandung Jawa Barat berlangsung secara hybrid dan hanya dihadiri oleh Panitia, pengisi acara, dan narasumber. Sementara seluruh peserta Seminar Nasional Teknik Elektro sebanyak 172 peserta dari 19 Institusi perguruan tinggi se Indonesia menghadiri melalui aplikasi Zoom. SENTER VI mengambil tema Menyongsong Revolusi Industri 4.0 di Era New Normal.

Dalam laporannya ketua penyelenggara Senter VI 2021, Edi Mulyana, MT, menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini merupakan kegiatan yang memasuki tahun ke-6 dan diikuti sedikitnya 202 pendaftar melalui link pendaftaran, dan ada 56 paper yang masuk ke panitia. Setelah melalui proses review dipilih 35 paper yang dipresentasikan dalam kegiatan ini. Lebih lanjut Edi menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini masih dilaksanakan secara hybrid mengingat masa pandemi belum berakhir, “semoga kedepan masa pandemi berakhir dan kita bisa selenggarakan secara ofline ditahun-tahun mendatang.” Dari kegiatan ini Edi berharap dapat memberikan kontribusi positif untuk pengembangan pengetahuan terutama bidang Teknik Elektro.

Ketua Pusat Penelitian dan Penerbitan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Deni Miharja, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan SENTER VI 2021 yang diselenggarakan Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Deni mengatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi LPPM UIN Sunan Gunung Djati Bandung yakni penguatan lembaga dengan memperluas akses jejaring kemitraan, dan membuka komunikasi pengembangan kelembagaan, serta peningkatan mutu, perluasan diversifikasi pendekatan, dan penguatan signifikasi hasil penelitian. “Saya berharap, dari kegiatan seminar inidapat menghasilkan konstribusi positif untuk perkembangan dan pemanfaatan sains dan teknologi, dan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi baru dalam bidang sains dan teknologi melalui berbagai kegiatan riset dan sharing pengetahuan,” jelas Deni.

Sementara itu Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. Hasniah Aliah, M.Si dalam sambutannya sekaligus membuka acara Seminar Nasional Teknik Elektro (SENTER VI) 2021 mengucapkan selamat datang kepada peserta, “Selamat datang di kampus kami, kampus Wahyu Memandu Ilmu, semoga dengan kehadiran bapak/ibu dalam kegiatan seminar ini dapat memberikan makna bagi upaya inovasi, peningkatan kolaborasi dan daya saing kita, baik secara nasional maupun internasional.” Lebih lanjut Hasniah menyampaikan selaku pimpinan Fakultas juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Panitia SENTER Jurusan Teknik Elektro atas terselenggaranya Seminar Nasional kali ini. “Terlebih lagi, kehadiran para narasumber utama yaitu Prof. Dr. Ir. Mauridhi Hery Purnomo, M.Eng dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang telah berkenan meluangkan waktu di sela-sela kesibukannya memenuhi undangan kami untuk berbagi ilmu kepada kita sekalian, dan Dr. Rina Mardiati, MT dosen Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung  yang juga sebagai narasumber dari kegiatan Seminar Nasional ini. Demikian pula kepada para pemakalah dan peserta seminar, kami sampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya semoga kehadiran semua pihak semakin memantapkan langkah kami untuk mewujudkan kampus penghasil dan pengembang Ilmuwan Berkarakter Islami.”

Dr. Rina Mardiati, MT sebagai Narasumber utama menyampaikan tentang trend teknologi IoT pasca pandemi. Menurutnya, saat ini terdapat 3 dirupsi, yakni perubahan iklim, revolusi industry 4.0, dan covid-19 yang membawa perubahan sangat signifikan bagi kehidupan manusia. Lebih lanjut Rina menjelaskan bahwa trend IoT pasca pandemi, ada dua kata kunci, yakni teknologi meminimalisasi kontak, dan teknologi yang tidak tergantung pada orang lain, sehingga teknologi yang dibuat benar-benar membantu manusia untuk mempermudah dalam aktifitas manusia.

Narasumber kedua, Prof. Dr. Ir. Mauridhi Hery Purnomo, M.Eng, yang merupakan guru besar ITS menyampaikan bahwa Indonesia berada diposisi 2 yang akan meloncat ke revolusi industri 4.0. Di tahun 2050, Indonesia ingin menjadi 4 besar di GDP. “Dalam kaitan IoT sekarang dibuat system IoT yang diintegrasikan dengan Covid-19,’ begitu konsen penelitiannya saat ini.  

Ketua Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Nanang Ismail, MT mengatakan bahwa kegiatan Seminar Nasional Teknik Elektro ini kendati dilaksanakan secara hybrid, tapi antusias seluruh peserta Seminar Nasional sanat luar biasa ini karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini. Sebagai penutup acara, dilakukan kegiatan sesi parallel yang terbagi menjadi 6 ruangan dan dilakukan presentasi oleh seluruh pemakalah. Dari masing-masing ruangan dipilih best presenter, yang mendapatkan sertifikat dan doorprize. Semua makalah yang dipresentasikan akan dipublish dalam prosiding ber-ISBN dan terindex Google Schollar.(EKI-FST)

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000556

article 138000557

article 138000558

article 138000559

article 138000560

article 138000561

article 138000562

article 138000563

article 138000564

article 138000565

article 138000566

article 138000567

article 138000568

article 138000569

article 138000570

article 138000571

article 138000572

article 138000573

article 138000574

article 138000575

article 138000576

article 138000577

article 138000578

article 138000579

article 138000580

article 138000581

article 138000582

article 138000583

article 138000584

article 138000585

article 138000586

article 138000587

article 138000588

article 138000589

article 138000590

article 138000591

article 138000592

article 138000593

article 138000594

article 138000595

article 138000596

article 138000597

article 138000598

article 138000599

article 138000600

article 138000601

article 138000602

article 138000603

article 138000604

article 138000605

article 138000606

article 138000607

article 138000608

article 138000609

article 138000610

article 138000611

article 138000612

article 138000613

article 138000614

article 138000615

article 208000451

article 208000452

article 208000453

article 208000454

article 208000455

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 238000281

article 238000282

article 238000283

article 238000284

article 238000285

article 238000286

article 238000287

article 238000288

article 238000289

article 238000290

article 238000291

article 238000292

article 238000293

article 238000294

article 238000295

article 238000296

article 238000297

article 238000298

article 238000299

article 238000300

article 238000301

article 238000302

article 238000303

article 238000304

article 238000305

article 238000306

article 238000307

article 238000308

article 238000309

article 238000310

article 238000311

article 238000312

article 238000313

article 238000314

article 238000315

article 238000316

article 238000317

article 238000318

article 238000319

article 238000320

sumbar-238000256

sumbar-238000257

sumbar-238000258

sumbar-238000259

sumbar-238000260

sumbar-238000261

sumbar-238000262

sumbar-238000263

sumbar-238000264

sumbar-238000265

sumbar-238000266

sumbar-238000267

sumbar-238000268

sumbar-238000269

sumbar-238000270

sumbar-238000271

sumbar-238000272

sumbar-238000273

sumbar-238000274

sumbar-238000275

sumbar-238000276

sumbar-238000277

sumbar-238000278

sumbar-238000279

sumbar-238000280

sumbar-238000281

sumbar-238000282

sumbar-238000283

sumbar-238000284

sumbar-238000285

sumbar-238000286

sumbar-238000287

sumbar-238000288

sumbar-238000289

sumbar-238000290

sumbar-238000291

sumbar-238000292

sumbar-238000293

sumbar-238000294

sumbar-238000295

sumbar-238000296

sumbar-238000297

sumbar-238000298

sumbar-238000299

sumbar-238000300

sumbar-238000301

sumbar-238000302

sumbar-238000303

sumbar-238000304

sumbar-238000305

sumbar-238000306

sumbar-238000307

sumbar-238000308

sumbar-238000309

sumbar-238000310

sumbar-238000311

sumbar-238000312

sumbar-238000313

sumbar-238000314

sumbar-238000315

sumbar-238000316

sumbar-238000317

sumbar-238000318

sumbar-238000319

sumbar-238000320

news-1701