Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian SISTER dan SKP serta Sosialisasi Regulasi Terbaru Profesi dan Karier Dosen sebagai langkah strategis memperkuat akselerasi kenaikan jabatan akademik dosen.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen dan tenaga kependidikan terkait tata kelola administrasi akademik, pengisian Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER), penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), hingga mekanisme pengajuan jabatan fungsional dosen.
Dekan FST, Prof. Hasniah Aliah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons atas kebutuhan dosen terhadap regulasi dan sistem terbaru pengembangan karier akademik.
“FST berkomitmen mendorong percepatan kenaikan jabatan fungsional dosen menuju Lektor Kepala dan Guru Besar melalui pendampingan yang terstruktur,” ujarnya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II, Prof. Tedi Priatna. Ia menekankan pentingnya dokumentasi seluruh aktivitas tridharma perguruan tinggi dalam sistem digital, khususnya aplikasi SISTER, sebagai faktor utama dalam pengembangan karier dosen.
Menurutnya, langkah FST dalam memetakan kebutuhan kenaikan jabatan akademik dosen merupakan bentuk penguatan tata kelola akademik yang progresif dan terukur.
Pada sesi pertama, narasumber dari LLDIKTI Wilayah IV, Idik Nursidik, ST., M. Kom. memaparkan regulasi terbaru profesi dan karier dosen serta teknis pengisian SISTER. Ia menjelaskan bahwa regulasi terbaru kembali membuka peluang mekanisme loncat jabatan, seperti dari Asisten Ahli menuju Lektor Kepala atau dari Lektor langsung ke Guru Besar.
“Seluruh aktivitas tridharma harus terdokumentasi dengan baik di SISTER agar mempermudah proses pengajuan kenaikan jabatan,” jelasnya.
Materi kedua disampaikan oleh Eswina Yulius, S.S., M.M., mengenai pengisian SKP berbasis e-Kinerja. Ia menjelaskan bahwa sistem terbaru menjadikan SKP sebagai basis utama penilaian karier dosen, di mana predikat kinerja tahunan akan otomatis dikonversi menjadi angka kredit.
Sementara itu, pada sesi ketiga, Prof. Ahmad Ali Nurdin menjelaskan mekanisme terbaru perhitungan angka kredit dosen yang telah terintegrasi dengan SISTER dan e-Kinerja. Peserta juga memperoleh simulasi konversi nilai SKP menjadi angka kredit untuk kebutuhan kenaikan pangkat dan jabatan akademik.
Melalui kegiatan ini, FST berharap dosen semakin memahami regulasi terbaru, meningkatkan ketertiban administrasi akademik, serta mempercepat pengembangan karier dosen secara profesional dan berkelanjutan (humas-fst).





