MIPANET DORONG LAMSAMA MENJADI LAM PEMERINTAH

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Opik Taupik Kurahman bersama 47 Dekan MIPA dan FST se-Indonesia mengikuti Focus Group Discussion (FGD) MIPAnet tentang Penyusunan Standar Biaya Akreditasi oleh LAMSAMA pada tanggal 29-31 Maret 2018 di IPB International Convention Center.  FGD dibuka oleh Rektor IPB  Dr. Arif Satria dengan terlebih dulu penyampaian laporan oleh Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Jenderal MIPAnet Dr.Ir. Sri Nurdiati, M.Sc.

Rekomendasi FGD antara lain :

  1. MIPAnet mendukung penuh pendirian LAMSAMA
  2. MIPAnet mendorong agar LAMSAMA menjadi LAM Pemerintah dengan dukungan pembiayaan minimal 80% dari Pemerintah
  3. Mendorong Pemerintah segera mengeluarkan peraturan tentang penetapan LAM bagi Prodi yang akan segera diakreditasi. Selama masa transisi, Pemerintah melakukan pendampingan kepada LAM yang baru berdiri agar tidak merugikan program studi maupun mahasiswa, serta mengimplementasikan akreditasi oleh LAM secara serentak.
  4. Instrumen akreditasi LAMSAMA hendaknya mengacu kepada instrumen BAN PT antara 60-70% dan tersosialisasi serta tervalidasi dengan baik sejak proses penyusunan.
  5. Assesor LAMSAMA hendaknya memperhatikan aspek pemerataan, menggunakan standar penilaian yang sama dan menghindari gap perbedaan persepsi antar asesor serta bersifat membina/mendampingi
  6. Proses akreditasi oleh LAMSAMA harus mengoptimalkan model online assessment
  7. Asosiasi profesi dan LAMSAMA agar melakukan pembinaan secara aktif kepada prodi yang belum terakreditasi Baik.
  8. Prodi yang telah terakreditasi internasional menjadi bagian penilaian dalam instrumen LAMSAMA
  9. Dalam pelaksanaan akreditasi, asesor LAMSAMA agar memberikan feedback dan dapat berkomunikasi dengan bijak selama bertugas.

Dekan 2 Dekan 1

Leave a Reply